cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Attoriolong
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Attoriolong diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNM. Jurnal Attoriolong memuat tulisan yang terkait dengan Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan. dipublikasikan dua kali dalam setahun, pada bulan Januari dan Agustus
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah" : 17 Documents clear
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Dengan Media Video Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X.1 SMAN 5 Soppeng Nurmila, Nurmila
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas X.1 SMAN 5 Soppeng melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan media video. Metode penelitian yang digunakan adalah pe nelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMA 5 Soppeng dengan subjek penelitian siswa kelas X.1 tahun ajaran 2023/2024 terdiri dari 36 siswa. Hasil penelitian menujukkan bahwa sebelum penerapan model PBL dengan media video hasil belajar siswa kelas X.1 pada pra tindakan diperoleh nilai rata-rata siswa mencapai 74,1 dengan presentase ketuntasan sebesar 52 %. Pada pelaksanaan siklus I mengalami sedikit peningkatan dengan perolehan nilai sebesar 70,5 % dan nilai rata –rata siswa yaitu 77,6 jika dibandingkan dengan hasil pra tindakan terjadi peningkatan pada siklus I dan telah memenuhi standar ketuntasan. namun perlu dilakukan siklus II agar memperoleh hasil belajar siswa yang lebih baik. Adapun hasil pengamatan siswa dalam proses pembelajaran pada siklus II di peroleh nilai rata-rata siswa sebesar 81,4 dengan presentase ketuntasan pada siklus II ini sebesar 80%. Berdasarkan hasil penelitian yang dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dengan media video efektif untuk menigkatkan hasil belajar siswa.
Petani Vanili di Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar, 1989-2022 Patra, Andi Lutfiah
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang munculnya petani vanili di Kecamatan Bontomanai, perkembangan petani vanili, serta kemunduran petani vanili. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri atas empat tahap yaitu: heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil studi menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang munculnya pertanian vanili di Kecamatan Bontomanai khususnya di Desa Bonea Timur dan Desa Bontomarannu bermula pada tahun 1971 oleh Patta Siang Maddukelleng yang mengenalkan tanaman ini kepada masyarakat. (2) Perkembangan pertanian vanili mengalami peningkatan sejak 1989 hingga mencapai puncaknya pada tahun 2017-2020. Namun, kemunduran terjadi pada tahun 2021-2022 akibat penurunan harga yang drastis dan serangan penyakit busuk batang serta busuk akar. (3) Dampak dari kemunduran ini meliputi penurunan pendapatan petani dan beralihnya mata pencaharian sebagian petani ke sektor lain.
Jaringan Ulama di Pesantren As’adiyah Dapoko Bantaeng, 2012-2023 Nurfadillah, Anugrah
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pesantren dalam keagamaan serta sosial yang dimana pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional yang memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman keagamaan serta sosial yang ada dimasyarakat sehingga penulis memilih untuk meneliti “Jaringan Ulama Di Pesantren As’adiyah Dapoko Bantaeng” Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) latar belakang komunikasi yang terjadi antar ulama di pesantren As’adiyah Dapoko, antar ulama di pesantren yaitu mencakup pondok pesantren yang sehaluan, dalam hal ini pondok pesantren yang memiliki tujuan dan pemahaman yang berkembang yakni Ahl al-sunnah wa al-jama’ah. (2) Jaringan keilmuan dan gerakan keagamaan para ulama di pesantren As’adiyah Dapoko. Dari segi pemahaman keagamaan, kitab yang ajarkan bahkan sampai pada kurikulum yang digunakan itu sama, sedangkan dari segi gerakan para ulama di pesantren As’adiyah Dapoko menjalin hubungan dengan masyarakat serta interaksi antar umat beragama. (3) Dinamika jaringan ulama di pesantren As’adiyah dapoko, pesantren ini awalnya hanya berdiri satu tingkatan yakni Madrasah Tsanawiyah namun dengan kegigihan serta hubungan yang dibangun oleh pimpinan ponpes sehingga pesantren ini mulai meluas.
Pengaruh Study Tour Terhadap Pembelajaran Sejarah dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XII IPS SMAN 1 Wonomulyo, 2024 Indah, Pramudita Puspa
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan study tour dalam meningkatkan motivasi belajar siswa khususnya, siswa kelas XII IPS SMAN 1 Wonomulyo, serta fungsi dan peran study tour sebagai kegiatan belajar diluar sekolah. Fokus penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kegiatan study tour khususnya dalam pembelajaran sejarah sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XII IPS SMAN 1 Wonomulyo 2024, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian Ex Post facto, untuk menguji hipotesis penelitian.
Bakka’ lolona Sawitto Pemberontak yang menjadi Pahlawan Kerajaan Sawitto, 1903-1938 Putri, Ima Nurlela
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjuangan dalam menentang kekuasaan pemerintah kolonial Belanda di berbagai daerah telah banyak dilakukan terutama di Sulawesi Selatan. Seperti pada tahun 1903 pemerintah Hindia Belanda melakukan ekspedisi militer untuk memaksa dan menaklukkan kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan dengan korte verklaring. Salah satunya kerajaan Sawitto. Kerajaan Sawitto tentu tidak bersedia menyerahkan kekuasaannya sehingga La Tamma sebagai Addattuang pada saat itu memanggil La Sinrang dan menjadikannya panglima kerajaan Sawitto. Hal inilah yang menjadi pokok persoalan kajian ini yaitu latar belakang La Sinrang yang melakukan perlawanan terhadap ekspedisi militer Belanda. Kajian ini bukan hanya bertujuan mengungkap dan menjelaskan dinamika perlawanan La Sinrang namun juga perkembangan karakter pada La Sinrang yang dapat diteladani. Penelitian ini menggunakan metode sejarah, yang mana penulis mengumpulkan data untuk menarik satu kesimpulan dari kejadian masa lalu. Perjuangan La Sinrang menentang kolonialisme Belanda mempunyai makna dan nilai budaya yang sangat tinggi, dimana tumbuhnya kepribadian suatu sikap keberanian yang dimiliki La sinrang sehingga diberi julukan oleh masyarakat dengan “Bakka Lolona Sawitto”. Di antara sekian banyak tokoh pejuang di abad XX, utamanya sebelum kemerdekaan, hampir dapat dikatakan tidak ada seorang tokoh pun yang menghabiskan waktunya untuk melawan kewenangan yang dilakukan oleh Belanda.
Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng, 1928-2020 Mammu’, Gema
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang dibangunnya Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng, mengetahui proses pembentukan Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng (1928-2020), dan mengetahui dampak keberadaan Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng terhadap jemaat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Dalam metode penelitian sejarah, ada empat tahapan yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, setelah lebih dari 90 tahun, Gereja yang awalnya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Kristen orang Toraja dengan menggunakan rumah panggung sederhana, sekarang berubah menjadi gedung Gereja megah yang menjadi salah satu ikon Toraja di Kota Makassar. Rumah panggung berfungsi sebagai dua fungsi, sebagai tempat beribadah dan tempat bersekutu bagi mereka yang sudah beragama Kristen, dan sebagai tempat penginapan bagi mereka yang baru datang dari kampung.
Masyarakat Nelayan Pulau Butung-Butungan Kabupaten Pangkep: Suatu Kajian Sejarah Sosial Ekonomi, 2005-2022. Nuraeni, Nuraeni
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Butung-Butungan adalah salah satu pulau yang secara administratif masuk pada wilayah Desa Kanyurang, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Masyarakat Pulau Butung-Butungan merupakan masyarakat nelayan, di mana sebagian besar pendapatannya ialah dengan memanfaatkan hasil laut seperti menangkap ikan dan kadang-kadang di musim tertentu menanam rumput laut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yaitu: 1) Heuristik, 2) Kritik 3) Interpretasi 4) Historiografi. Berdasrkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditunjukkan bahwa ada beberapa alasan yang melatarbelakangi masyarakat Pulau Butung-Butungan memilih bekerja sebagai nelayan yakni keadaan geografisnya, pekerjaan sebagai nelayan telah dilakukan secara turun temurun atau warisan dari pendahulunya, tidak memiliki keterampilan lain selain sebagai nelayan, pekerjaan sebagai nelayan mampu mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dan potensi penghasilan laut yang masih menjanjikan. Merujuk pada dinamika kehidupannya yang mengalami dinamika dalam berbagai aspek dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari luar misal berkaitan dengan perkembangan informasi dan teknologi yang langsung maupun tidak langsung mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Pulau Butung-Butungan. Pada kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan Pulau Butung-Butungan dilihat dari indikator pendapatan, pendidikan, sumber daya, perumahan serta kearifan lokal.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Polewali Suherman, Nurdila
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mendeskripsikan perencanaan pembelajaran sejarah dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Polewali. 2. Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran sejarah pada Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Polewali. 3. Mendeskripsikan evaluasi pembelajaran sejarah dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Polewali. 4. Mengetahui  faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Polewali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengambil lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Polewali. Informan dalam penelitian ini adalah guru sejarah dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa metode, 1) Observasi. 2) Wawancara, dan 3) Dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah, 1) Reduksi data, 2) Data Display, 3) Kesimpulan/Verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Perencanaan pembelajaran sejarah dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Polewali dilakukan sebelum memasuka ajaran baru, dimana sebelum itu telah dilakukan workshop dan sosialisasi yang menghasilkan modul ajar dengan model pembelajaran berbasis masalah menggunakan pendekatan SEL; (2) Pelaksanaan pembelajaran sejarah menerapkan modul ajar yang di dalamnya menerapkan sintaks-sintaks PBL yaitu orientasi pada masalah, mengorganisasi peserta didik, melakukan penyelidikan serta evaluasi dan aksi; (3) Evaluasi pembelajaran dilakukan secara sistematis melalui asesmen awal dan akhir dengan fokus pada pencapaian KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran); (4) Faktor pendukung dalam implementasi Kurikulum Merdeka meliputi fasilitas yang mendukung dari sekolah, sedangkan hambatan yang dihadapi adalah alokasi waktu yang diberikan di lapangan, kurangnya pelatihan serta keterbatasan sumber daya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan pendampingan lebih lanjut bagi guru untuk meningkatkan kompetensi serta mengatasi kendala dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Lolai, Negeri di Atas Awan : Objek Wisata di Toraja Utara, 2015 2023 Safitri, Husna
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan Lolai, Negeri di Atas Awan sebagai objek wisata di Toraja Utara antara tahun 2015–2023 serta dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah metode sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sampel penelitian mencakup pedagang, pengelola wisata, dan aparat pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lolai mulai berkembang sebagai objek wisata sejak 2015, yang dipicu oleh upacara adat Ma’Bua, fenomena alam lautan awan yang unik, dan promosi melalui media sosial. Masyarakat setempat aktif dalam mengelola kawasan ini agar tetap menarik bagi wisatawan. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan, infrastruktur di kawasan tersebut berkembang pesat, termasuk pembangunan vila, hotel, dan fasilitas umum lainnya, meskipun masih ada tantangan seperti akses jalan yang terbatas. Dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan sangat signifikan, banyak warga yang beralih profesi dari sektor pertanian ke sektor pariwisata, seperti pengelola perumahan dan pedagang, yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Lolai sebagai destinasi wisata memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang signifikan, namun diperlukan pengelolaan yang lebih baik, penguatan regulasi pariwisata, serta perbaikan infrastruktur agar manfaat pariwisata dapat dinikmati secara berkelanjutan.
Kabupaten Gowa Pada Masa Pemerintahan Adnan Purichta Ichsan, 2016-2021: Studi Sejarah Pemerintahan Azis, Khaerunnisa
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai; kondisi indikator makro Kabupaten Gowa masa Pemerintahan Adnan, Program lanjutan masa Pemerintahan Adnan. Implementasi program kerja lanjutan Adnan Purichta Ichsan Tahun 2016-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; kondisi kinerja indikator makro Kabupaten Gowa masa pemerintahan Adnan mengalami kemajuan, baik dari segi IPM yang mengalami peningkatan tiap tahun dan jumlah kemiskinan dan pengangguran yang berhasil ditekan. Berkat komitmen dan integritas dari Adnan Purichta, program kerja lanjutan kabupaten Gowa di Bidang Pendidikan Seperti Pendidikan Gratis, SKTB, Imtaq Indonesia (Pengganti Castuling) dan Investasi SDM Seperempat Abad dan Program di bidang Kesehatan yakni Kesehatan Gratis, Akreditasi Puskesmas, Perbaikan Gizi Masyarakat, Pencegahan Penyakit menular, peningkatan kesehatan Ibu Hamil dan anak serta Peningkatan pelayanan kesehatan bagi lansia terus berlanjut hingga saat ini. serta dengan kesadaran Sosial Adnan terus berinovasi dalam peningkatan Kualitas SDM seperti program dalam bidang keagaaman yakni 1 Hafidz 1 Desa, 1 Sarjana 1 Desa, dan lainnya. Terlepas dari pencapaian yang diraih, Kabupaten Gowa masa kepemimpinan Adnan juga mengalami kendala yang cukup signifikan seperti belum optimalnya peningkatan SDM dan keterbatasan infrastruktur.

Page 1 of 2 | Total Record : 17